PENGUATAN PAUD MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK: INTEGRASI PERAN ORANG TUA, KOMPETENSI GURU, DAN GERAKAN TANAM SEJAK DINI

Authors

  • Muhamad Aerudin STKIP Syekh Manshur
  • Neng Lina STKIP Syekh Manshur
  • Rahma Lestari STKIP Syekh Manshur
  • Pepi Mulyani STKIP Syekh Manshur
  • Usep Saepul Mustakim STKIP Syekh Manshur https://orcid.org/0000-0001-7147-5255
  • Yeni Sulaeman STKIP Syekh Manshur
  • Dina Maulidiana STKIP Syekh Manshur

Keywords:

PAUD, pendekatan holistik, kompetensi guru, parenting.

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memerlukan pendekatan holistik untuk mendukung perkembangan anak secara optimal, mencakup aspek kognitif, sosial, emosional, dan pembentukan karakter. Program KKN ini bertujuan mengembangkan kualitas pembelajaran PAUD melalui integrasi peningkatan kompetensi guru, penguatan peran orang tua, serta implementasi Gerakan Tanam Sejak Dini sebagai media pembelajaran kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di TK Aryanti dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, orang tua, dan peserta didik secara aktif. Metode pelaksanaan program terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, kegiatan meliputi workshop peningkatan kompetensi guru melalui Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan penyusunan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka, seminar parenting bagi orang tua, serta pelaksanaan Gerakan Tanam Sejak Dini yang menerapkan pendekatan experiential learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang modul ajar yang inovatif dan berpusat pada anak, meningkatnya kesadaran orang tua terhadap peran strategis mereka dalam pendidikan anak, serta tingginya antusiasme peserta didik saat mengikuti kegiatan menanam. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, interaktif, dan bermakna dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini.

References

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press.

Darling-Hammond, L. (2006). Powerful Teacher Education. Jossey-Bass.

Epstein, J. L. (2011). School, Family, and Community Partnerships. Westview Press.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and Society. Norton.

Gardner, H. (2011). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.

Kellert, S. (2005). Building for Life: Designing and Understanding the Human-Nature Connection. Island Press.

Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka. Jakarta.

Louv, R. (2008). Last Child in the Woods. Algonquin Books.

Montessori, M. (1967). The Absorbent Mind. Holt.

NAEYC. (2020). Developmentally Appropriate Practice. NAEYC Press.

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. International Universities Press.

Shonkoff, J. P., & Phillips, D. (2000). From Neurons to Neighborhoods. National Academy Press.

Tilbury, D. (1995). Environmental education for sustainability. Environmental Education Research, 1(2), 195–212.

UNESCO. (2015). Early Childhood Care and Education. Paris.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society. Harvard University Press.

Wilson, R. (2012). Nature and Young Children. Routledge.

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

PENGUATAN PAUD MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK: INTEGRASI PERAN ORANG TUA, KOMPETENSI GURU, DAN GERAKAN TANAM SEJAK DINI. (2026). JPM Serumpun Mengabdi, 3(2, Juli), 44-48. https://pkm.edusm.id/index.php/sm/article/view/29