PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS 3R DENGAN METODE ECOBRICK, KOMPOSTING, DAN UPCYCLING

Authors

  • Neng Priska STKIP Syekh Manshur
  • Irfan Nudin STKIP Syekh Manshur
  • Linda Maulida STKIP Syekh Manshur
  • Nursiah STKIP Syekh Manshur
  • Pepi Mulyani STKIP Syekh Manshur
  • Usep Saepul Mustakim STKIP Syekh Manshur
  • Yeni Sulaeman STKIP Syekh Manshur
  • Arina Nur Indriyani STKIP Syekh Manshur

Keywords:

Pengelolaan Sampah, Edukasi Lingkungan, Ecobrick, Komposting, Upcycling

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah plastik, masih menjadi permasalahan lingkungan di Desa Warunggunung. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah berdampak pada pencemaran lingkungan dan berkurangnya kualitas hidup. Program KKN ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat melalui edukasi lingkungan berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan implementasi Ecobrick, komposting, dan upcycling sampah plastik. Program dilaksanakan melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup survei lokasi penumpukan sampah, koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, pengumpulan botol plastik, serta persiapan alat komposter. Pelaksanaan meliputi sosialisasi lingkungan, pelatihan pembuatan Ecobrick dan upcycling, serta praktik komposting organik. Evaluasi dilakukan dengan menghitung jumlah Ecobrick yang berhasil dibuat dan memonitor perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap dampak sampah plastik, kemampuan memanfaatkan sampah menjadi produk bernilai guna, dan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat. Pendekatan praktik langsung terbukti efektif mendorong perubahan perilaku, sehingga masyarakat mampu menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi model edukasi lingkungan yang aplikatif dan berkelanjutan di Desa Warunggunung.

References

Altieri, M. A. (1995). Agroecology: The Science of Sustainable Agriculture. Boulder: Westview Press.

Gray, T. (2018). Ecobricks: A Practical Guide to Plastic Transition. Global Ecobrick Alliance.

Haug, R. T. (1993). The Practical Handbook of Compost Engineering. Boca Raton: CRC Press.

Hopewell, J., Dvorak, R., & Kosior, E. (2009). Plastics recycling: Challenges and opportunities. Philosophical Transactions of the Royal Society B, 364(1526), 2115–2126.

Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management. Washington, DC: World Bank.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Statistik Persampahan Indonesia. Jakarta: KLHK.

McDonough, W., & Braungart, M. (2002). Cradle to Cradle: Remaking the Way We Make Things. New York: North Point Press.

Miller, G. T., & Spoolman, S. (2016). Environmental Science (15th ed.). Boston: Cengage Learning.

Nasution, R. (2017). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Jurnal Ilmu Lingkungan, 15(2), 89–96.

OECD. (2019). Global Plastics Outlook. Paris: OECD Publishing.

Sung, K. (2015). A review on upcycling: Current body of literature, knowledge gaps and a way forward. Journal of Cleaner Production, 105, 28–40.

Tilbury, D. (2011). Education for Sustainable Development: An Expert Review of Processes and Learning. Paris: UNESCO.

UNEP. (2015). Global Waste Management Outlook. Nairobi: United Nations Environment Programme.

Widiyaningrum, P. (2016). Pengolahan sampah organik dengan metode komposting. Jurnal Biologi Lingkungan, 3(1), 21–27.

Wilson, D. C. (2007). Development drivers for waste management. Waste Management & Research, 25(3), 198–207.

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS 3R DENGAN METODE ECOBRICK, KOMPOSTING, DAN UPCYCLING. (2026). JPM Serumpun Mengabdi, 3(2, Juli), 29-33. https://pkm.edusm.id/index.php/sm/article/view/41